MyLoveLive

Senin, 11 Mei 2015

Berjuang menghadapi kemalasan

11 Mei 2015

Malas... Oh Malas...
Seharian berada di depan komputer padahal kerjaan rumah masih numpuk.. malas dan entar aja ah. seharian di depan komputer bukannya belajar dan mulai sedikit demi sedikit menyicil proposal skripsi. tapi selalu aja ada bisikan "itu bisa nanti" dan tangan mulai bergerak membuka sosmed "facebook" dan mulai bermain game di fb itu..

Ini memang tidak benar.. semua ini harus dilawan.. berperang melawan kemalasan itu luar biasa perjuangannya.. sepertinya schedule yang sudah dibuat belum bisa konsisten dijalani.. ini menandakan rasa malas seakan makin akut dan membahayakan..

Baiklah bagaimana caranya untuk berjuang menghadapi kemalasan ini, sepertinya ini yang harus aku tanamkan:
1. Niat yang kuat untuk menyelesaikan segala hal yang penting sebelum terjadi menunda-nunda sementara untuk sekedar bermain game dulu lah.. atau intermezo yang lainnya dan malah nantinya jadi keterusan.. (baru 70% nih )
2. Mulai konsisten melaksanakan jadwal sehari-hari dengan benar seperti bangun tidur tepat waktu, sholat tepat waktu, ngerjain tugas tepat waktu dan yang lainnya, memang mungkin awalnya susah. Tapi lama-lama pasti terbiasa. (yang ini baru sekitar 85%)
3. Mulai jarang-jarang membuka medsos terutama facebook.. sebab sudah buka sekali aja dalam sehari itu jadi pengen terus-terusan buka. (Pengalaman :D )
4.Mencari penyemangat.. disinilah semua orang yang harus aku perjuangkan dan aku bahagiakan mulai tergambar dengan jelas. Penyemangat hidup, belahan jiwa, dan anugerah terindah yang Alloh beri.. Anakku.. Suamiku.. kedua orang tuaku.. Aku rasa ini adalah yang paling ampuh 100% bisa membangun semangat dan mengusir kemalasan aku terutama dalam menyelesaikan skripsi...

Betapa bodohnya jika harus larut dalam kemalasan.. waktu tersita dengan percuma. Sejujurnya aku sangat membenci kemalasan, semoga aku bisa dengan cepat mengusir kemalasan ini. Sedikit dia datang segera basuh diri dengan berwudlu dan dzikir yang artinya membersihkan dan menyucikan diri, dan ingt kepada Alloh dan orang-orang terkasihku yang menaruh harapan besar kepadaku...


Kamis, 07 Mei 2015

Menjelang Tugas Akhir dan Skripsi

7 Mei 2015.

Perjalanan panjang menempuh pendidikan S1 kini tinggal beberapa langkah lagi. Adakalanya kegalauan dan kebimbangan itu muncul dikala dosen memberikan wejangan dan sosialisasi mengenai skripsi.
Judul....
Inilah yang saat ini masih jadi tranding topic di anak-anak semester akhir di kampusku. Sementara itu menjadi  seorang mahasiswi dan ibu rumah tangga, bagiku itu  pikiran seakan  menjadi semakin bercabang-cabang. Stres menghadapi skripsi sudah mulai terasa. Tapi aku tetap berusaha sebaik mungkin agar relax dan aku selalu optimis pasti bisa melalui semua ini dengan baik, sebagaimana yang selalu dikatakan para dosen untuk menyemangati kami.

Lucunya di semester akhir ini sangat banyak cerita, seperti halnya aku yang sudah menjadi seorang ibu-ibu atau temanku yang sudah banyak berumah tangga, mungkin hal itu sudah biasa di kalangan mahasiswa. Ada juga yang saat ini sedang hamil besar 8 bulan, bisa dibayangkan betapa perjuangan nya itu sangat luar biasa menghadapi proses skripsi dan persalinan.
Ada juga teman-temanku yang menikah menjelang persiapan sidang proposal ini, di Bulan mei ini temanku ada dua orang yang menikah. Di Juni pun ada satu orang temanku yang akan menikah.. Dosen sekaligus bapa kepala jurusanku bilang angkatanku itu adalah angkatan yang tertua dan tua-tua. he he he. Aku pikir lagi memang bener juga sih.. Di kelasku itu hampir semua pria nya sudah berstatus menikah dan mempunyai anak, untuk perempuannya masih fifty fifty sih :D.

Banyak cerita di semester akhir ini, ada juga teman-temanku yang mempunyai nilai jelek di semester sebelumnya atau karena ambil cuti, dia harus ngulang dan bolak-balik ambil ujian ini itu sampe kayanya mereka terlihat sangat pusing dan lelah serta dengan biaya yang tidak sedikit. Tapi itulah perjuangan, sebagai teman aku hanya bisa memberikan semangat untuk teman-teman dan untuk diriku sendiri juga.

Hidup memang penuh perjuangan ya kawan... semoga Alloh selalu memberikan kemudahan dan jalan terbaik untuk kita semua.

Menjelang Tugas Akhir dan Skripsi